Andai Kau Tau

ANDAI KAU TAU

                         

Aku tak tau harus memulai cerita ini dari mana, keheningan yang menutup percakapan kita malam itu seketika membuat jari jemariku tumpul untuk mengabadikan namamu dalam tiap rangkaian kata yang kutulis.
.
Dan malam ini ditengah reruntuhan musim dingin kau datang kembali, menjelma dengan nama kenangan. Sejujurnya jika dapat ku katakan, aku masih menyimpan puing-puing kisah yang terhempas oleh ketidakberuntungan itu.
.
Aku tidak membayangkan jika ketidakberuntungan itu terjadi secepat ini. Cinta yang dulu secerah pedang seketika menjelma sepekat malam. . .
.
Perbedaan yang mereka junjung berhasil mengalahkan rasa, dan kau dengan semena menyerah begitu saja pada keadaan yang semestinya masih dapat diperjuangkan.
.
Bukankah pertemuan sepasang manusia yang saling mencintai tidak hanya untuk bertukar kenangan?
.
Kehadiran cinta memang terkadang tidak direncanakan, tetapi kau harus tau ketika segalanya bersemi artinya ada yang harus di perjuangkan. Aku tak akan memaksamu berjuang untuk cerita ini atau mungkin untuk harapanku ini tidak, karena terlalu egois untuk ku memaksamu..
.
Tapi sepertinya kau juga perlu tau, mencintai tidak sebercanda itu. Harus ada pengorbanan untuk mengetahui ujungnya, "kegagalan atau keberhasilan". Andai cinta itu berwujud barang yang dapat ditimbang, akan diketahui milik siapa yang lebih besar.
.

Jika alasan, bersama yang kita jalani dapat mencipta ketidakberuntungan di masa yang akan datang, akankah dengan aku tidak bersamamu di masa itu ketidakberuntungan dipastikan tidak akan datang…


Komentar

Postingan Populer