It's over (-Lembar kosongmu)
Sampai kapan pun, aku hanya akan menjadi lembar kosong yang hidup di dalam buku harianmu. Menemani kopi yang kamu sesap setiap pagi dan menjelang senja. Melangkah ke mana pun kamu membawaku pergi. Tapi, bukan aku yang ingin melakukan semua itu.
Detik demi detik mulai memilin dan aku masih saja menjadi kata-kata yang hilang dari pikiranmu. Hinggap di lembar kosong buku perjalananmu. Tubuhku ialah angin, berdesau-desau tanpa sekali pun kamu pedulikan. Tetiap momen aku ada bersamamu, tapi sejauh yang kusadari, aku tak berarti apa pun dari hidupmu.
Jarak kita dibatasi oleh seutas kain yang hadir sebagai penanda sampai halaman mana terakhir kamu baca dan pengingat untuk melanjutkannya. Tapi denganku berbeda. Kamu jadikan penanda halaman yang takperlu dibaca. Terlewatkan secepat mengerjap mata.
Hanya sekelumit arti keberadaanku padamu. Begitu singkat dan terhempas. Sampai kapan pun, aku hanyalah kata-kata yang lahir ke dalam lembar kosong bukumu yang kamu buang di tempat sampah. Sekeras apa pun aku berusaha untuk membuatmu sekali saja melihatku, sedalam itu pula aku tenggelam dalam kecewa dan lelah.
Sejauh apa pun aku melangkah untukmu, hanya kekosongan yang kudapat sebagai hadiah atas segala perihal yang kulakukan untuk membersamaimu.


Komentar
Posting Komentar